Meskipun gagal menjadi peserta Superliga Indonesia (ISL) musim 2011/12, namun Persik Kediri tetap menginginkan kasta sepakbola tertinggi di Indonesia itu digelar secara profesional dan bersih dari kepentingan kelompok tertentu.
Menurut sekretaris umum Persik Barnadi, ketua PSSI Djohar Arifin Husein hanya mementingkan enam klub dan mengabaikan kepentingan umum. Seharusnya PSSI harus menampung aspirasi peserta yang menghendaki jumlah kontestan tetap 18 klub.
"Semua klub liga profesional dilarang menggunakan APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah). Apabila biaya operasional mereka tinggi, tentunya akan kesulitan mencukupi kebutuhan klub. Ini yang mesti difikirkan oleh PSSI," terang Barnadi kepadaGOAL.com Indonesia, Senin (3/10).
Sebelumnya Persik sendiri sempat ditetapkan sebagai salah satu klub yang lolos verifikasi. Tetapi akhirnya PSSI tidak mengakui hasil tersebut. Malahan, induk sepakbola tertinggi di Tanah Air itu menambah enam klub dengan pertimbangan yang menurut Persik tidak masuk akal.
Seperti, Persibo Bojonegoro, PSM Makassar dan Persema Malang, tiga kontestan ISL yang menyeberang ke Liga Primer Indonesia (LPI) pada pertengahan musim lalu justru "diselamatkan" PSSI.
Begitu pula dengan Persebaya Surabaya dan PSMS Medan lolos ISL karena dorongan dari sponsor. Kemudian Bontang FC diduga karena faktor ketua komite kompetisi Sihar Sitorus. (gk-29)

10/04/2011 05:26:00 AM
Admin

Posted in:
6 komentar:
Persik memank ok..bravo persik.
Macan putih gtu loch..
ampek mati untuk PERSIK.
'PERSIK MANIA UTARA'
PSSI ancen asyu. . . . . Ketua umum e wez d gnti tpi pnggah nggatel i. . . . .
Mumet nek mikir pssi..
persik. . . . . Ayo,, tunjuk.kan taring mu.... Aku d belakang.mu. . . . .
.maju. . . . .
Posting Komentar
PERSIK MANIA GANK "Gabungan ANak Kediri"