Salam Darah Ungu

Persik Kebut Persiapan

Persik Kediri menjadi klub yang super galau di kancah kompetisi level dua. Jika sebelumnya klub ini bersantai ria karena belum ada kejelasan format kompetisi, kini situasi berbalik dan Persik ngebut mempersiapkan tim.

Itu setelah ada kepastian dari PSSI yang menyebutkan pendaftaran peserta Divisi Utama digelar mulai 21 Oktober hingga 5 November. Tahap pertama yang dilakukan dalam persiapan ke kompetisi adalah 'audisi' sejumlah pelatih yang dinilai layak.

Nama Subangkit tampaknya menjadi kandidat kuat pelatih Macan Putih di kompetisi Divisi Utama. Dalam beberapa hari ini manajemen berencana memanggil pelatih asal Pasuruan tersebut untuk membicarakan rencana kontrak.

"Situasinya memang aneh. Minggu-minggu kemarin kami dibingungkan kompetisi yang belum jelas. Setelah ada pengumuman kami sekarang harus buru-buru mempersiapkan diri," ujar Sekretaris Persik Kediri Barnadi.

Namun, walaupun keputusan PSSI dianggap mendadak, pihaknya mengaku lega karena ada kepastian format kompetisi. Penyesalan Persik hanyalah terlanjur dilepasnya pelatih Jaya Hartono dan beberapa pemain yang sebelumnya sudah berniat berkostum ungu.

Barnadi sekaligus membenarkan dalam beberapa hari ke depan sudah ada pemanggilan calon pelatih. Pemanggilan itu belum pada pembicaraan kontrak, melainkan pendalaman terkait konsep kepelatihan yang akan diterapkan calon pelatih.

Persik mengisyaratkan bakal memprioritaskan pelatih dengan lisensi A AFC dan mempunyai sarat pengalaman. Disinggung soal Subangkit, Barnadi tak menampik ada ketertarikan pada mantan juru taktik Persema Malang, Persekabpas Pasuruan, serta Persela Lamongan itu.

Dihubungi terpisah, Subangkit belum menguak rencana pertemuan dengan manajemen Macan Putih. Dia hanya menyatakan siap jika sewaktu-waktu diminta memaparkan sistem kepelatihannya di depan manajemen.

"Saya sudah memahami bagaimana situasi dan kondisi yang dialami Persik akhir-akhir ini. Bagi saya sama sekali tidak ada persoalan. Jika dipercaya, maka tantangannya adalah mengembalikan Persik ke kompetisi tertinggi," ucap pelatih yang gemar memunculkan talenta-talenta muda ini.

Kemampuan Subangkit membimbing pemain muda juga menjadi salah satu pertimbangan manajemen Persik. Maklum, setelah ditinggal pemain hasil seleksi lalu, kini klub kebanggaan Persikmania hanya menyisakan pemain-pemain belia.

Sejak semula Persik sudah menginginkan konsep klub yang menonjolkan pemain muda berpotensi. Tepatnya setelah tim sepakbola Kota Kediri menjadi jawara dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2011 lalu.
(Kukuh Setiawan/Koran SI/wei)

0 komentar:

Posting Komentar

PERSIK MANIA GANK "Gabungan ANak Kediri"

 
Design by Anton Satria | Bloggerized by PERSIK MANIA GANK - Persik Kediri