Sekretaris Umum Persik Barnadi menolak usulan Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI. Namun dia menuntut Ketua Umum PSSI Djohar Arifin mencoret Persema Malang dan Persibo Bojonegoro dari Liga Super.
Namun dia mendukung sikap La Nyala yang mendesak pengembalian jumlah peserta kompetisi menjadi 18 klub. Hal itu sesuai dengan statuta PSSI yang disepakati semua klub.
Barnadi sendiri yakin Djohar akan memilih menyelamatkan organisasi dibandingkan membela enam klub baru. Pencoretan mereka dari ISL dianggap solusi tepat untuk menghentikan polemik. "Nama Pak Djohar dipertaruhkan," katanya.
Namun jika KLB jadi diselenggarakan, nasib klub akan semakin tidak jelas. Sebab jadwal kompetisi pun akan semakin molor tak keruan. Persik sendiri akan menerima keputusan bermain di Divisi Utama jika keenam klub ISL dikeluarkan dari Liga Super.
Sebelumnya La Nyala mengancam akan menggalang kekuatan untuk menggelar KLB. Dia menganggap keputusan PSSI yang memperbanyak jumlah peserta kompetisi menjadi 24 klub menyalahi aturan. (Tempo) Follow @PERSIKMANIAGANK

9/29/2011 04:21:00 PM
Admin

Posted in:
1 komentar:
Sekretaris Umum Persik Barnadi menolak usulan Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI. Namun dia menuntut Ketua Umum PSSI Djohar Arifin mencoret Persema Malang dan Persibo Bojonegoro dari Liga Super.
Posting Komentar
PERSIK MANIA GANK "Gabungan ANak Kediri"