Manajer Persik Kediri Sunardi menuding Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husen plin-plan dalam membuat keputusan. Persik akan menggugat PSSI jika menempatkannya di Divisi Utama dalam kompetisi nanti.
Upaya untuk memenuhi peserta liga, menurut Sunardi, sudah sangat keras. Bahkan dia rela merogoh kocek pribadi untuk mendanai operasional klub hingga cairnya dana konsorsium. Dia menambahkan, selain mengancam eksistensi klub, perubahan sistem kompetisi yang berdampak pada terdepaknya Persik ke divisi utama juga mengancam kerjasama dengan konsorsium LPI.
Perubahan kasta itu dipastikan menurunkan minat konsorsium pada Persik dan mengurangi budget anggaran yang diberikan. Sebab selain berkurangnya biaya operasional, Persik juga tidak akan merekrut pemain bintang seperti Danilo Fernando. “Ada perubahan perhitungan anggaran,” kata Sunardi.
Selain dialami Persik, persoalan ini menurut Sunardi juga membekap semua pengurus klub. Mereka tidak akan berani mengontrak pemain sebelum ada kepastian bermain di kelas liga super atau divisi utama. Karena itu Sunardi akan mempertanyakan kepemimpinan Djohar Arifin yang dinilai plin plan dalam membuat keputusan. Sebab seblumnya dia telah berjanji akan tetap menerapkan kompetisi dalam dua wilayah. "Kalau Pak Djohar menuruti setiap permintaan pengurus yang berbeda-beda, kami yang repot," kecamnya.
Sementara kabar terdepaknya Persik ke divisi utama membuat sejumlah pemain khawatir. Pelatih kepala Jaya Hartono mengatakan saat ini ada beberapa pemain yang mengisyaratkan angkat kaki. Apalagi hingga sekarang belum ada selembar kontrak pun yang disodorkan manajemen. “Ada beberapa pemain yang mulai gelisah dan berancang-ancang pergi,” kata Jaya Hartono. (Tempo) Follow @PERSIKMANIAGANK

9/19/2011 07:49:00 PM
Admin

Posted in:
1 komentar:
Manajer Persik Kediri Sunardi menuding Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husen plin-plan dalam membuat keputusan. Persik akan menggugat PSSI jika menempatkannya di Divisi Utama dalam kompetisi nanti.
Posting Komentar
PERSIK MANIA GANK "Gabungan ANak Kediri"