Salam Darah Ungu

Lapangan Panas Ancam Kompetisi

Musim kemarau yang sangat terik dikhawatirkan mengancam jalannya kompetisi. Keringnya rumput lapangan disertai kerasnya lapisan tanah membuat beberapa pemain terluka. 

Pelatih Persik Kediri, Jaya Hartono, mengatakan sejumlah pemainnya tak bisa bermain maksimal karena kondisi lapangan yang keras dan panas. Tak sedikit dari mereka yang mengalami luka terbuka pada alas kaki. "Kalau kompetisi nanti seperti ini, kasihan anak-anak," kata Jaya kepada Tempo, Sabtu, 24 September 2011.

Dia mencontohkan, pemain Selangor FC yang kini bergabung di Persik, Elvis Coric, tak bisa bermain maksimal akibat kondisi ini. Kedua kulit kakinya mengelupas setelah menjajal lapangan Stadion Brawijaya dalam uji coba kemarin. "Very hot," kata Elvis sambil menunjukkan kakinya yang robek.

Kondisi musim yang seperti ini, menurut Jaya, sangat mengancam kelangsungan kompetisi mendatang. Sebab, dipastikan rumput lapangan di seluruh stadion Indonesia akan mengering dan keras. Dia berharap PT Liga bisa mencari solusi iklim ini agar tidak menyiksa pemain. 

Pengelola Stadion Brawijaya, Purwanto, mengaku sudah melakukan perawatan rumput secara maksimal. Bahkan dua kali sehari, rumput lapangan disiram air untuk menjaga kelembapan tanah. "Cuacanya memang sangat panas," kata wasit terbaik yang bekerja di Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup Kota Kediri ini.

Persik sendiri direncanakan akan bertanding di divisi utama. Keputusan PSSI yang tidak memasukkan Persik sebagai peserta liga level satu sudah bisa diterima pemain meski menuai kekecewaan. (Tempo)

1 komentar:

Anonim mengatakan...

Musim kemarau yang sangat terik dikhawatirkan mengancam jalannya kompetisi. Keringnya rumput lapangan disertai kerasnya lapisan tanah membuat beberapa pemain terluka.

Posting Komentar

PERSIK MANIA GANK "Gabungan ANak Kediri"

 
Design by Anton Satria | Bloggerized by PERSIK MANIA GANK - Persik Kediri