Pelatih Jaya Hartono mengaku sangat mendukung jika akhirnya Persik hijrah ke ajang Liga Primer Indonesia (LPI) seperti yang diwacanakan oleh pengurus dan manajemen tim berjuluk Macan Putih. Mantan pelatih Persib Bandung itupun siap melatih lagi tim yang nantinya berlaga di ajang tersebut.
Keputusan yang dilontarkan Jaya itu bukannya tanpa sebab. Jaya mengatakan bahwa faktor wali kota Kediri menjadi salah satu alasannya bertahan. Dia mengaku sudah diminta langsung oleh Wali Kota Kediri Samsul Anshar untuk melatih macan Putih di ajang LPI. "Pak Wali sudah meminta saya secara khusus untuk melatih di Persik," cetus Jaya.
Selain faktor permintaan Samsul, pelatih kelahiran Medan ini juga ingin tetap melatih di Kediri yang notebene merupakan tempat tinggalnya bersama keluarga. "Kalau ada yang lebih dekat dengan keluarga itu kan lebih bagus," ujar mantan pelatih Deltras Sidoarjo dan Persib Bandung
Soal keberadaan LPI, Jaya mengungkapkan, dirinya sudah lama tertarik dengan konsep tanpa APBD yang disodorkan di LPI. Dia pun menolak mentah-mentah jika ada anggapan yang menyebut timnya hanya ikut-ikutan masuk ke LPI. "Sejak awal putaran kedua lalu kan kami sudah satu kaki ke LPI. Tapi semuanya kembali ke kebijakan pengurs PSSI yang baru," ungkap Jaya.
Meski demikian, ketika ditanya tentang dari mana sumber pendanaan Persik nanti jika tidak berasal dari dana APBD, Jaya tidak bisa menjawabnya dengan pasti. "Ya pokoknya berasal dari luar APBD," sebut Jaya. Apa yang dikatakan Jaya itu setali tiga uang dengan pernyataan Ketua Umum Persik Samsul Ashar. Pria yang juga seorang dokter tersebut mengatakan bahwa dirinya masih ingin mempertahankan Jaya Hartono sebagai pelatih Persik. "Kalau ada yang dekat di Kediri sini kenapa harus mencari yang lain," katanya Follow @PERSIKMANIAGANK

7/17/2011 07:28:00 AM
Admin

Posted in:
0 komentar:
Posting Komentar
PERSIK MANIA GANK "Gabungan ANak Kediri"