Salam Darah Ungu

Persik tidak mau kontrak pemain mahal

Pemendagri no 1 tahun 2011 yang melarang penggunaan anggaran pendapatan belanja daerah APBD untuk tim sepak bola profesional akan berdampak bagi persik, karena selama ini macan putih masih menyusu APBD untuk berkompetisi.
Sehingga persik tidak mendapatkan kucuran dana dari APBD maka mau tidak mau persik harus mengatur strategi agar bisa tetap hidup. Manajer persik sunardi mengatakan jika tidak menurunkan gaji dan kontrak pemain, maka persik tidak akan mampu untuk mengarungi kompetisi.

Karena selama ini APBD sumber utama persik untuk mengarungi kompetisi, meski demikian sunardi mengaku tidak kawatir kehilangan atau ke sulitan mendapatkan pemain. Karena penurunan konrak dan gaji pemain kemungkinan besar akan di lakukan tim tim lain, mayoritas tim di indonesia bergantung pada APBD.

Sunardi juga menggambarkan untuk menggaet satu pemain bintang pada kompetisi lalu persik harus merogoh kocek sebesar Rp. 700.000.000,-, Sedangkan pemain yang belum menjadi bintang harganya sekitar Rp. 300.000.000,-.

Untuk itu satu satunya jalan agar persik tetap hidup adalah dengan mengontrak pemain dengan harga yang murah, jika tetap memaksakan mengontrak pemain yang berharga mahal maka persik tidak akan mampu.

0 komentar:

Posting Komentar

PERSIK MANIA GANK "Gabungan ANak Kediri"

 
Design by Anton Satria | Bloggerized by PERSIK MANIA GANK - Persik Kediri