Manajemen Persik Kediri segera merevisi kontrak pemain, menyusul kesulitan anggaran yang melilit klub itu. Kontrak pemain akan diakhiri sebelum habis masa berlakunya bulan September 2011 mendatang.
Sekretaris Umum Persik Barnadi mengatakan, revisi kontrak ini menjadi agenda mendesak pengurus menyusul mulai tingginya tensi pemain akhir-akhir ini. Mereka memprotes sikap manajemen yang memangkas gaji pemain hingga separuhnya dengan tetap memenuhi kewajiban kepada klub.
“Senin pekan depan akan segera saya rapatkan,” kata Barnadi kepada Tempo, Jumat, 20 Mei 2011. Dia mengaku tidak menduga persoalan gaji ini bisa menyulut pertengkaran hebat antara pemain asing Persik Adrian Trinidad dengan pelatih Jaya Hartono, Kamis, 19 Mei.
Keduanya bahkan nyaris terlibat adu jotos saat mengikuti sesi latihan di Stadion Brawijaya kemarin petang. Trinidad yang tidak bisa menerima gajinya dipotong menolak mengikuti latihan yang dilakukan Jaya Hartono.
Dia menuding manajemen berbuat ingkar dengan tidak menyelesaikan pembayaran sesuai kontrak. Namun sikap tersebut ditanggapi berbeda oleh Jaya Hartono yang tetap meminta pemain menyelesaikan kewajiban latihan meski tidak dibayar.
Barnadi merasa bersyukur pemain bisa memahami kesulitan manajemen. Hal itu akan memudahkan pengurus menyiapkan skema revisi kontrak untuk meredam ketegangan yang terjadi. Sebab pemicu utama kemarahan pemain adalah keterlambatan gaji.
“Kalau mereka mau dilepas sebelum kontrak berakhir, kami sangat berterima kasih,” kata Barnadi. Dia berharap revisi kontrak ini bisa segera direalisasi bulan ini.
Ketua Umum Persik yang juga Walikota Kediri Samsul Ashar turut diminta perhatiannya untuk menyelesaikan hal ini. Sebab di saat situasi tim sedang kacau, Samsul Ashar justru jarang berada di Kediri.
Pemain Persik Wawan Widiantoro meminta pengurus lebih memperhatikan tim daripada sengketa PSSI yang tak jelas. Dia mendukung penuh langkah manajemen untuk merevisi kontrak agar tidak menggantung nasib pemain. “Itu lebih bagus karena tidak ada yang dirugikan,” katanya.
Persik dipastikan tidak bisa menyelesaikan sisa kompetisi Divisi Utama yang tengah berlangsung. Skuad berjuluk Macan Putih harus tumbang setelah gagal masuk enam besar dengan perolehan skor yang minim. Akibatnya para pemain Persik harus menganggur karena tak ada lagi jadwal pertandingan. Padahal kontrak mereka baru berakhir akhir September 2011 denga pembayaran gaji terakhir tanggal 10 Oktober.
Sumber. TEMPO Interaktif
Follow @PERSIKMANIAGANK

5/22/2011 09:13:00 AM
Admin
Posted in:
0 komentar:
Posting Komentar
PERSIK MANIA GANK "Gabungan ANak Kediri"