Ketua Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kota Kediri, Barnadi meminta FIFA menjelaskan kesalahan George Toisutta hingga tak bisa mencalonkan diri menjadi calon ketua umum periode 2011-2015. Dia mendorong Toisutta melakukan upaya banding dengan dukungan penuh peserta kongres.
Barnadi mengatakan FIFA tidak pernah terbuka memberikan alasan dalam setiap pengambilan keputusan. Penolakan pencalonan George Toisutta dinilai tak masuk akal dan mengundang tanda tanya besar. “Kalau Arifin mungkin dianggap salah karena mendirikan LPI, kalau Pak Toisutta apa,” kata Barnadi kepada Tempo, Jumat 22 April 2011.
Karena itu dia mendorong Toisutta dan seluruh peserta kongres melakukan upaya banding. Keputusan FIFA tersebut dinilai masih bisa dilawan dengan kesepakatan penuh pengurus klub dan PSSI di Indonesia. Sebab hingga saat ini Barnadi belum menemukan figur lain yang layak menduduki kursi ketua umum selain George Toisutta.
Barnadi yang juga Sekretaris Umum Persik ini menolak wacana penyelenggaraan Kongres PSSI tandingan. Menurut dia langkah inkonstitusional itu tidak akan disetujui Toisutta. Selama ini Kepala Staf TNI Angkatan Darat itu selalu memegang teguh aturan. “Pak Toisutta tak akan mau diajak main kayu,” kata Barnadi.
Saat ini Barnadi masih menunggu sikap anggota Kongres lainnya. Jika memang langkah Toisutta sudah berhenti, Persik akan mengalihkan dukungannya kepada nama yang muncul di Kongres. Sebagai pengurus PSSI daerah, dia merasa tidak punya hak memunculkan calon. “Orang-orang pusat yang biasanya mensosialisasikan nama ke daerah,” katanya.
Sumber. Tempo
Follow @PERSIKMANIAGANK

4/22/2011 03:46:00 PM
Admin
Posted in:
0 komentar:
Posting Komentar
PERSIK MANIA GANK "Gabungan ANak Kediri"