Tiga poin tambahan menjadi angka wajib bagi Gresik United (GU) untuk membuka peluang masuk posisi tiga besar klasemen. Tapi, itu tidak mudah dilakukan para penggawa tim berjuluk Laskar Joko Samudro tersebut. Sebab, GU harus menjalani laga derby Jatim melawan Persik Kediri dalam lanjutan kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia 2010-2011 di Stadion Petrokimia Gresik nanti sore (3/4).
Pada klasemen sementara, kedua tim menempati posisi yang berbeda. GU menempati posisi keenam, sedangkan Persik berada dua strip di atasnya. Jika GU berhasil memenangi laga kali ini, maka GU berpeluang besar menggeser Persik dari posisi keempat. Hanya, Persik masih mempunyai keunggulan jumlah bermain ketimbang GU.
"Tim ini masih butuh poin kemenangan, jadi mau tidak mau kami harus bermain langsung menyerang dalam pertandingan besok (hari ini, Red)," kata pelatih kepala GU Sanusi Rahman kemarin (2/4).
Menghadapi Persik, Sanusi menyatakan, kondisi para penggawanya sudah siap tempur. GU hanya tidak diperkuat dua pilarnya. Yakni Andik Ardiansyah dan Fadli Sanusi. Andik masih belum pulih dari cedera, sedangkan Fadli Sanusi harus menjalani hukuman kartu merah yang diterimanya saat melawan PSIM Jogjakarta Senin lalu (28/3).
Meski demikian, masalah tersebut tampaknya sudah coba diatasi tim kebanggaan publik sepak bola kota Pudak, sebutan Gresik, itu. Sanusi mengaku sudah menyiapkan strategi dengan cara merotasi pemainnya. Dan, sebagai ganti Fadli, Sanusi bakal memainkan Mulyanan sebagai starter.
Sanusi optimistis anak asuhnya mampu memenangi laga lawan Persik. Mantan arsitek Persibo Bojonegoro ini tidak gentar dengan nama besar Persik maupun pelatihnya Jaya Hartono. Dirinya lebih mewaspadai pergerakan licin ala penyerang asing Persik Adrian Trinidad yang sering merepotkan jantung pertahanan lawan.
"Dia (Trinidad, Red) itu bagus pergerakannya. Sangat berbahaya kalau dia sampai dibiarkan. Tapi, semua pemain lawan juga wajib kami awasi pergerakannya," cetusnya.
Tak kalah dari GU, Persik juga mengobarkan semangat mencuri poin di Gresik. Sama dengan GU, tim berjuluk Macan Putih ini juga mempunyai kepentingan dalam pertandingan ini. Apalagi, rival terdekatnya PSIM Jogjakarta mengalami kekalahan 0-3 dari Mitra Kukar kemarin. Sehingga dengan hasil ini praktis membuka peluang Persik menyodok ke posisi atas.
Nah, dengan target yang cukup ambisius itulah pelatih kepala Persik Jaya Hartono langsung meminta anak asuhnya meladeni permainan ofensif tim tuan rumah. Meski di laga sebelumnya kalah dari Mitra Kukar 1-2, di laga kali ini Jaya menyebut anak asuhnya sudah siap tempur. Kondisi Legimin Raharjo dkk pun tidak mengalami masalah yang serius.
"Kami memang berstatus sebagai tim tamu. Tapi, kami siap langsung bermain terbuka untuk mengejar perolehan poin," kata mantan arsitek Persib Bandung ini.
Bermain terbuka tak lantas membuat Jaya meremehkan performa pemain-pemain GU. Pelatih yang pernah menjadi pemain Petrokimia Putra itu meminta para pemain bertahannya untuk mewaspadai permainan lini tengah GU. Pasalnya, lini tengah GU yang diisi Uston Nawawi dan Luis Pena disebut Jaya sebagai motor serangan tim.
"GU bagus di lini tengahnya. Walaupun Uston sudah senior, tapi visi mainnya masih berbahaya. Apalagi kalau sudah dikombinasikan dengan Luis Pena. Itu akan menjadi salah satu fokus kami," tandas Jaya.
Perjuangan Persik meraih poin di Gresik dipastikan juga bakal berlipat ganda. Ini setelah kelompok pendukung setianya, Persikmania, hadir di Stadion Petrokimia. Dukungan dari Persikmania menjadi sinyal bahaya bagi GU untuk merebut kemenangan.

4/03/2011 09:38:00 AM
Admin

Posted in:
0 komentar:
Posting Komentar
PERSIK MANIA GANK "Gabungan ANak Kediri"